Memiliki rumah pertama sering kali dianggap sebagai pencapaian besar yang harus tampak mewah dan sempurna. Padahal, hunian perdana bukan tentang pamer, melainkan awal. Fokuslah pada fungsi dan kenyamanan tanpa harus memaksakan keinginan yang melampaui kemampuan finansial saat ini.
Memilih hunian yang tepat dapat memberikan Homies ketenangan hari ini, esok, dan masa depan. Sehingga, jangan biarkan gengsi menghambat keputusan Homies untuk memiliki rumah pertama.
Dalam artikel ini, Minhome akan mengupas tuntas mengapa rumah pertama harus fokus pada tepat bukan gengsi dan apa saja yang penti Homies ketahui sebelum membeli rumah pertama.
Mengapa Harus Fokus pada Tepat Bukan Gengsi?

Memilih rumah berdasarkan gengsi sering kali berujung pada penyesalan finansial. Sebaliknya, memiliki rumah yang tepat memberikan Homies ruang untuk bernapas dan bertumbuh. Berikut beberapa alasannya:
1. Fokus Pada Kebutuhan Nyata
Rumah pertama haruslah mampu memenuhi kebutuhan dasar Homies dan keluarga, seperti nyaman untuk ditinggali dan sesuai dengan aktivitas sehari-hari. Pertimbangkan hal-hal seperti jumlah anggota keluarga, kebutuhan ruang kerja atau ruang belajar, serta kenyamanan area umum di rumah.
2. Sesuai Dengan Kemampuan Finansial
Bukan hanya harga jual rumah, tetapi juga biaya lain seperti pajak, balik nama sertifikat, notaris, dan cicilan KPR harus diperhitungkan sejak awal. Rumah yang ideal adalah yang Homies mampu tanpa membuat keuangan menjadi kurang stabil.
3. Meminimalkan Risiko Finansial
Rumah yang terlalu besar atau di lokasi mahal bisa berarti cicilan bulanan yang tinggi dan biaya perawatan yang besar. Rumah pertama yang tepat justru membantu Homies membangun fondasi keuangan yang sehat sebelum naik ke tahapan investasi atau upgrade rumah berikutnya.
Checklist Penting Sebelum Membeli Rumah Pertama

Mengambil keputusan membeli rumah bukan hal sepele. Supaya tidak salah pilih, ada beberapa hal penting yang wajib Homies cek sebelum memutuskan membeli:
1. Budget yang Mencukupi
Pertama, hitung total anggaran yang Homies miliki secara realistis. Mulai dari harga rumah, pajak, biaya balik nama sertifikat, notaris, serta cicilan KPR dan bunga jika menggunakan kredit. Pastikan proporsi tertentu dari total pendapatan.
Kemudian, siapkan juga uang muka (DP) yang biasanya berkisar antara 10-20% dari harga rumah. Dengan perencanaan budget yang matang, Homies bisa memilih rumah yang sesuai kemampuan tanpa tekanan finansial di masa depan.
2. Tipe Rumah yang Diinginkan
Kenali dulu tipe dan ukuran rumah yang paling sesuai kebutuhan Homies. Pertimbangkan jumlah anggota keluarga sekarang dan kemungkinan kebutuhan di masa depan, misalnya tambahan ruang kerja atau kamar anak.
Selain itu, pikirkan juga efisiensi ruang dan fungsinya. Rumah yang tepat bukan selalu besar, melainkan yang cocok dengan gaya hidupmu saat ini dan bisa mendukung kenyamanan jangka panjang.
3. Survei Kondisi Rumah dan Lokasi Sekitar

Kemudian, survei langsung kondisi rumah pertama. Periksa kondisi fisik bangunan seperti atap, lantai, dinding, serta kualitas finishing. Jangan sampai rumah pertama yang Homies pilih membutuhkan biaya renovasi besar di masa depan.
Selain itu, cek juga lingkungan sekitar, termasuk akses jalan, sistem keamanan, kondisi banjir, fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, dan pusat transportasi. Lingkungan yang nyaman dan strategis akan berdampak besar pada kualitas hidup Homies.
4. Kelengkapan Dokumen Pembelian
Legalitas merupakan aspek yang sangat krusial saat membeli rumah pertama. Pastikan semua dokumen legal seperti Sertifikat Hak Milik (SHM), Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Akta Jual Beli (AJB), dan bukti pembayaran PBB yang lengkap dan valid.
Dokumen yang lengkap membantu menghindari masalah hukum di kemudian hari serta membuat proses jual beli berjalan lancar. Jangan lewatkan langkah ini, karena rumah yang benar-benar harus bebas dari risiko sengketa legal.
5. Riset Legalitas Rumah
Lebih jauh dari sekedar kelengkapan dokumen, Homies juga penting cek status sertifikat rumah dan tanah melalui pihak berwenang seperti Badan Pertanahan Nasional (BPH). Hal ini penting untuk memastikan tidak ada masalah pada sertifikat atau sengketa tanah yang bisa berujung kerugian besar.
Jika membeli dari pengembang, pastikan pengembang terdaftar di lembaga yang kredibel dan bertanggung jawab atas progres pembangunan serta kejelasan dokumen. Rumah yang tepat adalah aman secara hukum dan jelas statusnya.
6. Perbandingan Harga dan Metode Pembayaran
Hal penting terakhir yang wajib Homies ketahui sebelum membeli rumah pertama adalah membandingkan harga dan metode pembayaran. Jangan terburu-buru memilih, bandingkan beberapa opsi agar sesuai budget dan kebutuhan.
Pastikan juga skema pembayaran yang paling ringan dan aman, baik KPR maupun cicilan pengembang, supaya rumah pertama tetap nyaman tanpa membebani keuangan.
Saatnya Punya Rumah Pertama yang Tepat

Setelah mengetahui bahwa rumah pertama bukan soal besar atau gengsi, melainkan tentang kenyamanan, kebutuhan, dan kemampuan finansial, kini saatnya Homies mengambil langkah nyata.
Saatnya Homies memiliki rumah pertama di De Oasis Green Residence. Hunian modern dengan lingkungan nyaman dan lokasi strategis yang siap mendukung hidupmu hari ini, esok, dan masa depan.
Dengan desain fungsional, akses mudah ke fasilitas umum, serta skema pembelian yang lebih ringan, De Oasis Green Residence adalah pilihan terbaik untuk Homies yang ingin segera punya rumah tanpa membebani keuangan.
Yuk, amankan rumah pertama Homies sekarang sebelum kehabisan! Hubungi tim sales dan jadwalkan kunjungan hari ini.
Karena menunggu terlalu lama hanya membuat harga naik, sementara rumah pertama yang tepat bisa Homies miliki mulai sekarang.
Baca informasi menarik lainnya seputar properti, finansial, arsitektur, konstruksi, dan household hanya di news Sweethome!

